REVITALISASI PERAN PEJABAT YANG BERWENANG DALAM MENJAMIN IMPLEMENTASI MANAJEMEN ASN SESUAI DENGAN NSPK

,

Dinas Kominfo Kota Sibolga | SIBOLGA – Sekretaris Daerah M. Yusuf Batubara, S.K.M., M.M, yang diwakili oleh Sekretaris BKD Kota Sibolga Denni Aprilsyah Lubis, S.T, M.Kom, mengikuti zoom meeting tentang Revitalisasi Peran Pejabat Yang Berwenang Dalam Menjamin Implementasi Manajemen ASN sesuai dengan NSPK (Norma Standar Prosedur dan Kriteria), yang dilaksanakan di Ruangan Sibolga Command Center Kantor Wali Kota Sibolga, Senin (15/03/2022) Pagi.

Dalam arahannya, Prof. Agus Pramusinto, Drs., MDA selaku Ketua Komisi Aparatur Sipil Negara, menyampaikan bahwa tata kelola tentang kehadiran para ASN dan manajemen ASN harus diperbaiki agar jauh lebih baik lagi. “Kita perlu orang-orang yang berkinerja tinggi, memastikan ASN bekerja dengan serius jangan hanya sebagai stempel, agar kami bisa melindungi ASN, dan kami juga sudah mengembalikan 350 pegawai ASN yang nonjob,” ucapnya.

Sekretaris Jenderal LPSK (Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban) RI Dr. Ir. Noor Sidharta, MH, MBA, sebagai narasumber pertama dalam laporannya  menjelaskan bahwa, manajemen ASN adalah pengelolaan ASN yang profesional, memiliki nilai dasar, etika profesi, bebas dari intervensi politik, bersih dari praktik KKN (Korupsi,Kolusi dan Nepotisme).

Sementara itu,  Ketua Umum Kopri Prof. Dr. Zudan Arif Fakrulloh, SH, MH, sebagai narasumber kedua menambahkan bahwa, pengelolaan ASN untuk menghasilkan ASN yang profesional, memiliki nilai dasar, etika profesi, bebas dari intervensi politik dan bersih dari praktik KKN. Ada 2 tujuan Korpri pada Pasal 126 Ayat 2, yaitu menjaga kode etik profesi dan standar pelayanan profesi ASN, serta mewujudkan jiwa Korps ASN sebagai pemersatu bangsa.