PEMBAHASAN RENCANA KERJASAMA INTEROPERABILITAS DATA SURAT TANDA REGISTRASI (STR) DAN SURAT IZIN PRAKTIK (SIP) DOKTER

,

Dinas Kominfo Kota Sibolga | SIBOLGA- Sekretaris Daerah, M Yusuf Batubara, S.K.M., M.M, didampingi Kepala Dinas Kesehatan Kota Sibolga Firmansyah Hulu, A.Pt, M.Kes, mengikuti zoom meeting tentang Pembahasan Rencana Kerjasama Interoperabilitas Data Surat Tanda Registrasi (STR) dan Surat Izin Praktik (SIP) Dokter dan Dokter Gigi, yang dilaksanakan di Ruangan Sibolga Command Center Kantor Wali Kota Sibolga, Kamis (24/03/2022) Pagi.

Kegiatan ini dibuka oleh Childa Maisni, SKM, M.Kes, selaku koordinator Kepala Bagian Registrasi, dalam arahannya menyampaikan bahwa, interoperabilitas dengan Dinas Kesehatan atau Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Perizinan Terpadu Satu Pintu (DPMPPTSP) kota/kab merupakan suatu kerja sama pertukaran data STR dan SIP antara KKI(Konsil Kedokteran Indonesia), Dinas Kesehatan atau Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Perizinan Terpadu Satu Pintu (DPMPPTSP) untuk pengurusan registrasi ulang dan pengurusan izin praktek, dengan tujuan untuk memonitor pemanfaatan STR yang telah dikeluarkan KKI, mengetahui jumlah dan distribusi drg yang berpraktek, mencegah drg berpraktek lebih dari 3, dan mencegah penggunaan STR palsu.

Sementara itu, Ketua Devisi Registrasi KKG drg. Sri Rahayu Mustikowati, M.Kes, CFrA, selaku narasumber dalam laporannya menjelaskan bahwa, surat tanda registrasi (STR) merupakan bukti tertulis pengakuan negara terhadap kewenangan dr/drg yang akan praktik di Indonesia dan bukan hanya sekedar proses administrasi. Oleh karena itu, dr/drg yang tidak mempunyai STR maka tidak dapat melakukan praktik kedokterannya. Untuk diketahui, registrasi tahap pertama KKI (Konsil Kedokteran Indonesia) dilakukan sejak Tahun 2005. Sesuai UUPK Nomor 29 Tahun 2004 Tentang Praktik Kedokteran, Praktik Kedokteran diatur untuk memberikan perlindungan kepada pasien, mempertahankan dan meningkatkan mutu pelayanan medis yang diberikan oleh dokter dan dokter gigi, dan memberikan kepastian hukum kepada masyarakat, dokter dan dokter gigi.