WALI KOTA TUTUP POSKO KEBAKARAN TERPADU

SIBOLGA-Wali Kota Sibolga Drs.H.M.Syarfi Hutauruk, MM, menutup secara resmi posko terpadu penanganan masyarakat korban musibah kebakaran yang terjadi senin malam, 24 Desember 2018 lalu di Jalan KH Ahmad Dahlan, Kelurahan Pancuran Bambu, Kecamatan Sibolga Sambas.

Musibah kebakaran itu menghanguskan sedikitnya 43 rumah yang dihuni sebanyak 65 Kepala Keluarga.

Sebanyak 261 jiwa terpaksa mengungsi di posko terpadu yang didirikan Pemko Sibolga bekerja sama dengan TNI dan Polri tidak jauh dari lokasi kebakaran di Jalan KH Ahmad Dahlan.

Setelah beroperasi selama 14 hari, posko terpadu yang didirikan di Tangkahan Budi Jaya Jalan KH Ahmad Dahlan resmi ditutup hari ini. Selasa, 8 Januari 2019.

Wali Kota Drs.H.M.Syarfi Hutauruk, MM, dalam sambutannya mengucapkan terima kasih kepada unsur TNI dan POLRI dan pemilik Tangkahan Budi Jaya serta seluruh instansi, organisasi dan pribadi yang telah ikut membantu meringankan beban para korban musibah kebakaran.

Adapun bantuan yang terkumpul berupa uang tunai sebesar Rp.130.485.500, kemudian beras sebanyak 12.915 kg, serta 340 set perlengkapan sekolah dan sejumlah bantuan lainnya.

Wali Kota juga menyampaikan, meskipun posko ini ditutup bukan berarti segala bentuk usaha Pemko Sibolga akan berhenti. Namun, pemerintah akan terus melakukan usaha mencari bantuan untuk para korban.

“Kami mohon doa kita bersama untuk segala usaha yang telah dan akan dilakukan Pemko Sibolga,”ucap Syarfi.

Dikesempatan ini,  Syarfi juga memastikan, akan menggratiskan biaya pemasangan air PDAM baru di setiap rumah nantinya. Untuk itu, pemasangan jaringan listrik, pihaknya sedang membangun komunikasi dengan PT PLN.

Untuk diketahui, sejumlah pejabat mulai Wakil Wali Kota Sibolga Edi Polo Sitanggang, Wakapolres Sibolga, mewakili Danrem 023KS, asisten II, Plt. Kepala Dinas Kominfo dan Plt. Kepala Dinas Sosial, Plt. Kadis PU&PR, Kabag Tata Pemerintahan,  camat dan lurah se-Kecamatan Sibolga Sambas dan Sibolga Selatan juga turut mendampingi Wali Kota Sibolga Drs.HM Syarfi Hutauruk, MM dalam kegiatan tersebut.(mks/amir)

About the author