PEMKO SIBOLGA GELAR RAKOR LINTAS SEKTOR PELAKSANAAN KAMPANYE MR TAHUN

SIBOLGA Pemerintah Kota Sibolga melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) Sibolga menggelar Pertemuan Advokasi Sosialisasi dan Koordinasi Kampanye Measles Rubella (MR) yang dilaksanakan di aula Nusantara, kantor Wali Kota Sibolga, Selasa (31/7/2018) pagi.

Acara ini dibuka oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Sibolga M, Yusuf Batubara, dan dihadiri pimpinan OPD Kota Sibolga, serta camat, dan lurah.

Dalam Pertemuan Advokasi tersebut, Sekretaris Daerah M, Yusuf Batubara menyampaikan bahwa tujuan dari kegiatan ini untuk meningkatkan koordinasi dan kerjasama petugas kesehatan lintas program dan lintas sektor di tingkat kota dan kecamatan serta kelurahan.

Dimana dikatakannya, dalam melakukan pendataan sasaran dan kebutuhan dalam pelaksanaan kampanye Measles Rubella, juga dilakukan koordinasi dan sinkronisasi dalam menetapkan strategi pelaksanaan kampanye Measles Rubella, serta menyatukan komitmen dan kesepakatan untuk mensukseskan pelaksanaan kampanye Measles Rubella tersebut.

Sekda melanjutkan, bahwa dalam rangka kampanye dan introduksi imunisasi Measles Rubella Tahun 2018, perlu dilakukan sosialisasi kampanye Measles Rubella oleh petugas kesehatan bersama lintas program dan lintas sektor terkait di lapangan secara teknis agar target kampanye Measles Rubella dapat tercapai.

“Penyakit campak dan rubella hingga saat ini belum ada pengobatannya, namun dapat dicegah. Dengan pemberian imunisasi vaksin Measles Rubella adalah pencegahan terbaik untuk penyakit campak,” ujarnya.

Sebagaimana kita ketahui bersama, bahwa istilah campak dan rubella sudah tidak asing lagi bagi masyarakat, khususnya kaum ibu. Penyakit campak merupakan penyakit menular dan serius yang disebabkan oleh virus. Hingga saat ini campak masih menjadi penyebab utama kematian bagi anak – anak meskipun sudah tersedia vaksin yang aman dan efektif.

Sementara itu, penyakit rubella merupakan penyakit akut dan menular yang disebabkan oleh infeksi virus. Penyakit ini biasanya ringan pada anak. Namun pada wanita hamil, rubella bisa berbahaya karena menyebabkan kelainan bawaan yang dikenal sebagai sindrom rubella kongenital.

Melalui pertemuan ini, kepada seluruh peserta nantinya diharapkan mempunyai komitmen yang kuat untuk mendukung eliminasi penyakit campak dan pengendalian penyakit rubella atau kecacatan bawaan akibat rubella serta memberikan dukungan yang optimal agar kampanye imunisasi Measles Rubella Tahun 2018 ini sukses  hingga mencapai target. (fj)

About the author